IMPRESI Hunian KONTEMPORER yang ELEGAN

Keunikan desain hunian ini terletak pada komposisi massa bangunan dan padu padan harmonis antara material dan detail desain interior yang  “dibalut “ oleh ssuasana tropis, sesuai dengan gaya hidup masa kini.

 

GAGASAN DESAIN rumah tinggal ini berawal keinginan pemilik rumah untuk tinggal di hunian modern yang mewah dengan suasana tropis yang menyegarkan. Pemilik rumah ingin menikmati ruang yang terbuka dengan semilir angin dan pemandangan luas ke arah halaman tetapi mudah perawatannya. Desain hunian dan lanskap yang berlokas di kompleks Solo Baru, Solo, Jawa Tengah ini dipercayakan kepada tim arsitek muda Mocres iwan Mulyswan dari konsultan Mozaic Architects sedangkan desain interiornya ditata oleh pemilik rumah bersama dengan arsiek. Pada tahap awal, arsitek merancang massa bangunan berbentuk huruf L di lahan seluas 1140 m2 dengan pagar muka yang cenderung tertutup untuk menjaga keamanan dan privasi penghuni rumah. Fasad hunian sengaja didesain seolah-olah terdiri dari dua massa bangunan dengan model atap yang berbeda yaitu atap perisai dan atap datar yang dihias dengan detail ornamen khas gaya kolonial sehingga hunian tampil lebih dinamis.

Pepohonan yang rimbun dan tanaman yang merambati dinding pagar ataupun kanopi carport juga berhasil mengurangi kesan masif pada dinding serta lantai area pintu masuk utama (entrance) hunian yang berlapis marmer.

Sisi bangunan yang menghadap ke barat dibuat lebih solid untuk meredam terik matahari sedangkan area servis ditata dengan  pola split level agar dapat mongakomodasi berbagai kegiatan. Untuk mewujudkan kkeinginan pemilik rumah, asitek merancang halaman belakang dengan kolam renang model overlow dan dek kayu untuk bersantai serta menata lanskap dengan pohon-pohon khas tropis seperti kamboja. Desain ini sejalan dengan susunan ruang dalam hunian. Ruang duduk keluarga, ruang makan dan pantri ditata transparan tanpa dinding penyekat serta berorientasi ke arah halaman belakang.

Kamar tidur utama dan kamar mandi yang berada di lantai atas ditata menghadap ke arah kolam renang dan ke arah taman sehingga diperoleh pemandangan terbaik serta terhindar dari bisingnya suara lalu lintas di depan hunian. Halaman luar dengan ruang dalam ini sebagian besar disekat oleh jendela-pintu kaca lebar agar dapat memaksimalkan sirkulasi udara segar, memaksimalkan masuknya cahaya alarni dan memaksimalkan kontinuitas visual antarruang yang mengalir serta berkesan lapang. Selain itu kamar tidur tamu di lantai bawah sengaja didesain lengkap dengan teras yang bersisian dengaı kolam renang sehingga kamar ini dapat dipakai oleh pemilik rumah di hari tua mereka.

Naik ke lantai atas, arsitek merancang area tangga yang menarik dan ruang duduk serta dua buah kamar tidur anak yang masing-masing dilengkapi oleh balkon menghadap ke arah halaman. Rancangan tata ruang ini berhasil menciptakan kesan ruang luar yang  “merangkul “ ruang dalam (indoor-outdoor dan tentu saja didukung oleh aplikasi material alami. Contohnya permukaan marmer yang melap dinding ataupun lanitai dalam dibuat licin sedangkan yang di ruang luar justru bertekstur kasar. Selain itu marmer juga mendominasi dinding dan lantai semua kamar mandi. Arsitek banyak menerapkan kayu solid untuk menciptakan kesan  “hangat “ dan kesan elegan diantaranya untuk dekorasi plafon selasar menuju ke kamar tidur tamu, untuk pelapis dinding ruang duduk keluarga dan untuk penutup lantai kamar tidur utarna. Kayu juga diolah sebagai daun pintu utama dan lemari sedangkan veneer kayu dengan motif eksotik menjadi pelapis panel dinding dekoratif ataupun kabinet seperti yang terlihat di kamar tidur dan pantri. Material alami ini juga diimbangi oleh bahan pabrikasi seperti lembaran baja bermotif floral yang dilubang dengan laser cutting dan dipasang sebagai pelapis plafon di teras ataupun pintu kabinet di kamar tidur tamu.

Untuk desain interior, pemilik rumah dan arsitek sepakat untuk menerapkan gaya modern dengan sentuhan gaya kolonial ataupun gaya klasik Eropa dan dipadu dengan aksen berupa koleksi benda seni (artwork) nan eksotik. Warna- warna alami (earth tones) terang seperti gradasi warna cokelat sampai putih gading diekspos dari material yang dipakai dalam ruangan. Contohnya sebidang dinding di ruang penerima tamu dilapisi oleh wallpaper warna cokelat keunguan dengan tekstur mengilap (glitter) sehingga menjadi latar belakang bagi komposisi sepasang kursi dan sofa. Sepasang pintu penghubung antara ruang tamu dan area keluarga berkumpul didesain cantik dengan kombinasi antara kayu bermotif anyaman dan berlapis kaca. Area void di sekitar tangga dihias dengan pagar dari kaca dan panel dinding dekoratif berlapis veneer kayu serta handle dari bahan tembaga berukir. Kamar tidur utama yang didominasi oleh nuansa warna cokelat tembaga terasa nyaman dengan karpet lembut, kepala ranjang yang berbalut bahan suede, dinding berlapis wallpaper motif dedaunan dan panel kayu yang memisahkan kamar dengan walk in closet. Suasana yang serupa juga hadir di kamar mandi utama sedangkan kamar tidur tamu justru didominasi oleh warna putih yang elegan.

Pemilik rumah juga menempatkan koleksi benda seni (artwork) mulai dari lukisan, patung, vas keramik ukiran kayu, ukiran batu paras, lampu gantung sampai cermin dari berbagai pelosok nusantara ataupun dari berbagai negara sebagai pusat perhatian dalam ruang (eye catcher). Bekerja sama dengan Leni sebagai pemasok lampu, pemilik rumah dan arsitek  “memainkan “ tata cahaya ruang (lighting) agar suasana tampil lebih  “hidup “ serta berkesan  “dramatis “ diantaranya dengan lampu tersembunyi (indirect lighting) di plafon gantung dan lampu spotlight untuk menyorot keindahan detail arsitektur ataupun keindahan desain interior tertentu. Lampu hias di permukaan air kolam renang juga tampil menarik. Sementara itu hobi pemilik rumah seperti mengoleksi tanaman merambat dolar-dolaran dan tanaman gantung Lee Kwan Yue ataupun mengutak- atik motor besar pun diakomodasi dalam desain secara estetik. Secara keseluruhan rancangan arsitektur, desain interior dan lanskap rumah tinggal ini berhasil mengakomodasi keinginan serta gaya hidup pemilik rumah.

Leave a Reply