Rumah dengan Desain Kontemporer Berkarakter Kuat

SEJAK AWAL, pemilik rumah berpesan kepada arsitek bahwa huniannya ini harus dirancang dengan mempertimbangkan berbagai kegiatan publik yang harus diakomodasi. Hunian ini merupakan hunian kedua bagi pemilik rumah dan memang dikhususkan untuk menampung berbagai kegiatan sosial pemilik rumah, mulai dari menjamu banyak tamu, sebagai tempat acara pengajian dan buka bersama sampai sebagai tempat berkumpul yang nyaman bersama teman-teman.

Dengan luas lahan sekitar 1300 m2, tim arsitek d-associates merancang hunian ini dengan konsep tropis yang ditandai dengan banyaknya ruang-ruang luar (terbuka) seperti taman, kolam, dan selasar. Konsep hunian yang memiliki banyak ruang-ruang luar seperti ini sangat menunjang kebutuhan utama hunian dalam mengakomodasi berbagai kegiatan komunal. Ruang-ruang luar juga memungkinkan adanya pencahayaan alami dan penghawaan alami yang baik bagi ruangan-ruangan yang terdapat di hunian ini.

Organisasi ruang yang baik dan zoning yang jelas adalah kunci sebuah hunian yang nyaman. Hal tersebut dapat ditemukan pada hunian ini. Sebelum masuk ke bagian dalam hunian, terlebih dahulu kita akan disambut sebuah koridor panjang dengan jajaran koleksi luki san di salah satu sisinya. Koridor ini didesain agar tercipta “prosesi “ sebelum masuk ke bagian dalam hunian. Tim arsitek juga merancang sebuah kolam ikan di ujung koridor ini, sebagai area transisi yang menandai perpindah an dari area publik ke area privat.

Adapun di area depan bagian dalam hunian terdapat ruang multifungsi yang besar. Ruang multifungsi ini merupakan ruang utama yang dapat mengakomodasi berbagai kegiatan komunal yang berbeda-beda. Di bagian luarnya, terdapat area taman tengah yang cukup luas dengan selasar kayu yang membentang dari ruang multifungsi yang berada di bagian depan hunian ke arah ruang makan dan dapur yang berada di bagian belakang hunian. Pada ruang multifungsi ini terdapat bukaan yang menghadap ke area taman tengah sehingga ruangan terasa lebih lapang dan terbuka.

Selain ruang multifungsi dan area taman tengah, juga terdapat tangga utama yang merupakan ikon menarik pada hunian ini karena adanya jajaran kolom baja di salah satu sisinya. Sebagai satu-satunya akses vertikal pada hunian ini, tangga utama ini akan membawa penghuni dan para tamu ke ruangan dengan suasana yang “terbuka “ di lantai atas. Pada lantai atas terdapat ruangan khusus untuk bersantai dan ruangan menjamu para tamu, lengkap dengan meja biliar. Ruang tamu ini juga m emiliki bukaan-bukaan kaca ke arah kolam ikan dan area taman tengah. Banyaknya bukaan di dalam hunian ini diharapkan dapat membuat penghuni dan para tamu dapat merasakan sensasi outdoor di dalam ruangan.

Tidak hanya organisasi ruang yang apik yang terdapat dalam hunian ini. Keteraturan dan ketepatan dalam mengaplikasikan material juga menjadi salah satu hal yang menarik dari hunian ini. Keteraturan dalam aplikasi material bukan berarti menjadi membosankan. Keteraturan justru tetap hadir di tengah-tengah eksperimen arsitek dalam memadukan berbagai material secara tidak biasa. Misalnya, pada bagian fasad bangunan, warna baja yang has terlihat kontras jika disand ingkan dengan bahan lokal seperti batu “curi “ dari Jawa Barat yang memiliki karakter yang juga kuat. Atau, pada area tangga yang memadukan material bja dan kayu. Perpaduan berbagai materi atau seperti panel logam, lantai kayu, lantai beton, jerui besi dan panel kaca menghasilkan tampil an yang unik dan harmonis. Hal ini juga ditunjang dengan berbagai “permainan “ warna dan tekstur pada elemen arsitektur dan elemen interiornya sehingga dapat memberikan karakter yangkuat pada keseluruhan hunian ini.

Leave a Reply